Judulnya?

Oleh Ardiannur Arroyya
Sendiri berdiri di sini
Di sudut ruang hati
Gelap menyakiti
Tak tahu apa artinya ini
Sakit kurasa
Sedih mendera
Air mata jatuh tak terasa
Raga pun lelah dirasa
Tiba-tiba terlihat cahaya
Cahaya penarik hatinya
Yang cantik parasnya
Yang indah bersua
Cahaya cinta ini
Cinta abadi
Yang

Bait-bait Kejumudan

Kawan, perjuangan ini begitu sunyi, perjalanan ini begitu stagnan, langkah ini begitu melelahkan. Padahal kemenangan belum datang, perjalanan masih panjang, sedang banyak lenterah sudah jat uh berguguran. Kadangpun harus kita terima kekalahan, kekalahan dari seberkas cahaya kemenangan Sang PemiliK Janji.
Kadangpun asa terputus berharap pada lingkungan, harapan terbatas pada ketakwaan individu, jumud menyatu, bukan tak mungkin [...]

Percakapanku dengan Seorang Atheis

oleh Ferry Irawan Kartasasmita
Pengalaman ini terjadi ketika aku berada di Beijing beberapa pekan lalu. Pada suatu malam di sana aku benar-benar ga ada kerjaan. Mau keliling hotel, sudah bosan ngeliat karyawan hotel yang ganteng-ganteng (haha, ada kelainan nie!). Ya udah aku memutuskan untuk keluar hotel menuju salah satu taman kota lupa namanya (habisnya tulisan orang [...]

Selamatkan Kami

Music by: Thufail al Ghifari

Lyric by: Ustadzah Ir. Lathifah Musa
 
Ketika Kami di USIA DINI
Kalian pagari dengan tayangan kebebasan
Para perempuan yang tak punya kehormatan
Mengumbar aurat dan bangga
Bangga dengan maksiat
Bebas berbuat
laki-laki dan perempuan
Tak ada batasan saling merusak kesucian
Kalian sebut ini kemodernan
Propaganda menyesatkan kalian cekoki kami
Tentang ibu yang tak perlu taat suami
Tentang Ayah yang tak harus jadi wali
Tentang [...]

Ketika Mereka Mulai Bangga Berbikini

by Ustzh Lathifah Moesa

Pentas Miss Universe 2009
Putri Indonesia mulai bangga berbikini
Terbelalak mata para juri
Bertepuk sorak kaum laki-laki
Kecemasan sang putri terhadap kontroversi
Nyatanya tidak terjadi
Sang Mentri Pemberdayaan Perempuan bahkan memuji
UU Anti Pornografi tak lagi bergigi
Donald Trump Penyelanggara Acara Tertawa
Pengusaha Hotel dan Casino Ternama
Produsen pakaian dalam Catalina
Indonesia sudah di ambang neraka
Kami juga akan berbikini
Seru sederetan putri-putri
Kami akan membebaskan [...]

Kayla Kara-kara (pt. 1)

By: Nafiisah FB
Kamar itu berantakan. Bantal, guling, dan selimut berserakan di atas tempat tidur dan di lantai.  Seorang gadis muda duduk terpekur, melandaskan bahunya di sisi pembaringan. Ada bekas airmata di pipinya. Rambut hitam panjangnya dibiarkan terurai masai.
“Papi … jahat …” lirih suaranya terdengar.
“Aaaah!” teriaknya sambil melempar sebuah figura foto dengan marah yang sangat. Foto [...]

KADANG

KADANG

Kadang..
Sebuah pernyataan yang jujur terkunci rapat.
Namun,..
Mengapa rona iblis mu mudah terpampang..?
Seolah penjilat yang terputuskan urat malunya..
Kadang..
Kepastian akan aturanNya tak terragukan.
Namun,..
Mengapa tindakan syetan begitu mudah dilaksanakan..?
Bagai meneguk bir sambil memegang qur’an..
Seringkali..
Hormat tersikapkan pada Sang guru.
Sayangnya,..
Durhaka jiwa selalu muncul..!
Apakah engkau tak lebih hina?!
Menapik perasaan jiwa memunculkan kewajaran?
Genggaman jati diri,
Hilang keberhak-kannya..
Tak lagi dimiliki..
Hingga semua tahu..
Inikah sang pecundang [...]

BERTAHAN..

BERTAHAN..
Fuh..
Ketika sebuah ketetapan Sang Kuasa tak dapat ditolak oleh gelengan kepala semata..
Ketika hati terguncah oleh opini iblis yang menyayat..
Ketika jiwa raga mu seolah tak dapat kau kendalikan hendak kemana..
Dan ketika saat itu pula, mulai, perlahan, semakin kau sadari..
Bahwa hidup kita dalam kehendakNya..
Sebuah kisah nyata menapaki jalan hidup perindividu..
Menggoreskan tinta nasip yang tak akan dapat terhapus [...]

MEMBUNCAH

MEMBUNCAH

Emosi yang stagnan
Pikiran yang terabsolut
Jiwa yang seolah terkekang
Raga yang semakin meradang
Luka yang tertanam dihati
Seolah kehidupan panjang yang terabstrak
Memandang jauh harapan
Kedepan tanpa makna yang pasti
Inilah keadaanmu!
Hey! Sadarlah inilah bagian mu!
Skenario hidup yang memang dan terpaksa kau pentaskan!
Walau dirimu membuncah untuk berontak.,,
Semakin memainkannya dengan terpaksa, maka..
Semakin kau sadari..
Yang punyai dirimu bukanlah dirimu…..
Yang berhak atas dirimu bukanlah [...]

Hingga Akhir Waktu

Oleh Muhammad Amda Magyasa
Bukankah hati kita telah lama menyatu
Dalam tali kisah persahabatan Ilahi
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya
Hapus air mata meski kita kan berpisah

Mengapa Harus Demokrasi?

oleh Muhammad Saiful Amri

Saya sangat bingung sebenarnya kenapa demokrasi sepertinya sudah jadi sistem yang final di negara ini dan menentangnya adalah sebuah sikap yang mungkin tabu. Padahal yang harusnya jadi pemahaman di kepala setiap orang demokrasi itu cuma alternatif sistem yang bisa diterapkan, karena awal hadirnya demokrasi pun memang seperti itu.

Menjadi Pemberontak itu Luar Biasa!

oleh Muhammad Saiful Amri
Pernahkah terpikir di benak kawan-kawan, kalo ternyata kawan-kawan menjadi seorang pemberontak? Saya pun dulu tidak pernah berpikir seperti itu, tapi ternyata sekarang saya menjadi seorang pemberontak… Yah Pemberontak…
Kalo dulu saya membanggakan Pancasila, maaf bagi saya Pancasila itu sampah
Kalo dulu saya pengusung demokrasi, maaf sekarang saya orang yang anti demokrasi…
kalo dulu saya [...]

Ikhwan Ganjen dan Dakwah Abal-abal

oleh Muhammad Saiful Amri al Mujahid
Setelah sebelumnya posting tulisan dengan judul “Akhwat Ganjen dan Dakwah Abal-Abalnya” yang lumayan dapat banyak tanggapan dan sedikit kontroversi, dan atas permintaan banyak pihak dan juga supaya terlihat pembahasannya seimbang, tidak hanya membahas perilaku akhwat-akhwat di era globalisasi, akhirnya “Ikhwan Ganjen dan Dakwah Abal-Abalnya” telah rampung dan siap dipublikasikan, walaupun [...]