WALAU HABIS TERANG (Berjalanlah Kawan)


Kutahu cita perjuangan bukan tentang  balas dendam

Kebencian akan masa lalu yang kelam

Yang terukir di permukaan batas-batas memorial saat awal kegelapan menjelang

Kawanku bawa lentera-lentera penerang

Obat dari segala obat kegundahan malam

Susuri belukar dengan cahayamu, cinta paling cemerlang

Walau medan rimba menjulang teramat curam

Kawanku bawa mentari itu pulang

Tuk hapuskan sgala berita sejarah suram

Walau jasad tergolek tanpa terima gelar anumerta dan lencana pahlawan perang

Hingga bumi-pun menjadi saksi atas perjuangan hakiki cinta terdalam

Berjalanlah kawan WALAU HABIS TERANG

Sampaikan salamku pada tiap sisi barisan pembawa lentera yang coba nyalakan kembali pelita terbesar peradaban manusia dengan segala kemampuannya

Setelah padam islam oleh keruntuhan khilafah raya yang sekian lama tlah terangi dunia dengan rahmat dan keagungannya

Berjalanlah kawan walau habis terang

Berjalanlah kawan teruskan cita mulia

Berjalanlah kawan walau habis terang

Berjalanlah kawan jangan putus asa

Berjalanlah kawan,  karna habis gelap terbitlah terang

(kawanmudalampelayaranpanjang)

diilhami dari lagu Walau Habis Terang, Peterpan

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: