Selamat hari Palestin!


oleh Ahmad Adityawarman

pembantaian-gaza-sejarah-palestina-dan-pengkhianatan-para-penguasa-muslim-2Yeah, kalo orang Barat bisa mempropagandakan budaya hari Valentine? kenapa kita gak bikin kayak gituan juga? Hehe, yaa kita emang tau kalo yang namanya valentine-an itu jelas bertentangan dengan Islam. Mendingan kita bikin hari ’Palestin’ yang insya Allah akan diridhoi Allah SWT. Lalu apaan tuh yang namanya hari Palestin, n gimana ngerayainnya? Oke daripada saya kebanyakan basa basi, entar tulisan saya jadi basi n loe semua pada keluar liur basi (ketiduran karna baca tulisan ngaco ini) lebih baik saya terangkan maksud saya kepada ki sanak sekalian (wahaha, bahasanya mirip film di Indosiar). Untuk lebih meyakinkannya, saya akan membandingkan hari valentine dengan hari Palestin ini.

Hari valentine menurut sejarah pada awalnya adalah hari memperingati kematian dua orang santo (pemimpin agama) katolik, yaitu Santo Valentine dan Santo Marius. Pada zaman mereka hidup, berkuasa seorang raja bernama Claudius II (268-270 M). Raja itu melarang para prajuritnya untuk menikah karena dianggap bisa menurunkan daya tempur mereka. Santo Valentine dan Santo Marius menentang perintah raja, sehingga mereka diam-diam tetap menikahkan para prajurit. Akhirnya mereka ketahuan lalu oleh sang raja mereka dihukum mati.

Untuk mengenang mereka yang dianggap berjasa itu, salah seorang Paus yaitu Paus Galasius dikemudian hari mengukuhkan tanggal kematian mereka sebagai hari valentine. Hari Palestin, adalah hari dimana akhirnya umat Islam berhasil membebaskan Palestina sebagai salah satu tempat suci umat Islam dan kiblat umat Islam pertama kali (Masjidil Aqsa). Kita masih belum tau kapan tanggalnya, tapi nantinya itu adalah hari yang paling bersejarah bagi umat Islam, karena dengan bebasnya Palestina menandakan pula kebangkitan umat Islam. Dan hari itu akan selalu diperingati. Kita akan mengenang syuhada-syuhada yang dengan titik darah penghabisannya berusaha membebaskan tanah suci ini dari kebiadaban kolonialisme Israel dengan bantuan Amerika.

Maka kita akan ingat Syaikh Yassin, yang ketika dibom sedang khusyuk shalat subuh di suatu masjid hingga tubuhnya terceraiberai. Atau Ayat al-Akhras, muslimah calon mempelai yang menjahit sendiri pakaian pengantinnya, yang syahid dengan bom bunuh diri di pemukiman Israel. Atau Hassan al-Banna, pemimpin Ikhwanul Muslimin di Mesir yang dibunuh karena para pasukannya ditakuti oleh Zionis saat itu. Juga para mujahidin yang lain. Mendingan kita mengenang para pahlawan ini, ketimbang kita mengenang Santo Valentine, yang jelas gak ada hubungannya dengan Islam sama sekali. Lalu, valentine dianggap sebagai hari kasih sayang.

Sayangnya bro, loe tau gimana orang-orang Barat mengekspresikan kasih sayangnya? Seks bebas! Pesta pora sampai malam! Mabuk-mabukkan! Foya-foya! Dan perayaan valentine disini sekarang kayaknya mau mengarah ke situ, karena yaa, valentine itukan budayanya Barat. Anehnya juga kenapa yang namanya kasih sayang n cinta atau apalah namanya itu cuma digembargemborkan selama tanggal 14 Pebruari saja? Apakah itu cuma untuk pacar saja? Apakah selepas itu kita jadi manusia ’biasa’ yang gak punya kasih sayang lagi? Hahaha! Kayaknya dengan adanya hari valentine ini mengurangi kepedulian kita pada hal yang lain ya, misalnya saudara di Palestin yang masih sangat perlu bantuan kita.

Kalo di hari Palestin, jelas kita gak ngerayainnya dengan perbuatan maksiat kayak di atas. Kita patut juga merayakan kemenangan umat Islam ini, tapi jelas, kita akan merayakannya dengan bersyukur kepada Allah SWT dan tidak merayakannya dengan berlebihan. Karena sebagai orang yang bertaqwa pada-Nya kita yakin bahwa dengan bantuan dan kehendak-Nya lah bumi Palestina dapat diselamatkan. Jadi acaranya mirip-mirip kayak hari raya misalnya silaturrahmi, tabligh akbar, hiburan-hiburan Islami, dll. Seluruh penjuru negeri juga akan terdengar suara takbir yang menggema.

Gak usah di hari Palestin atau hari raya pun, Islam udah jelas mengajarkan kita untuk saling mengasihi dan peduli pada orang lain terutama sesama Muslim. Karena umat Islam itu adalah bagaikan satu tubuh! Kalo tiap hari kita wajib saling mengasihi dan peduli antar sesama, ngapain ada hari valentine segala!

Lagipula seorang Muslim pasti tahu kalo ngerayain valentine itu gak boleh. Seperti yang disebut di atas, valentine itu adalah salah satu ritualnya orang Katolik dan perayaannya hanya akan mengantarkan kita pada kemaksiatan. Lalu valentine sebagai media propaganda Barat bisa menghancurkan nilai-nilai luhur Islam, dan menjadikan orang yang ikut merayakannya berdosa bro. Nabi Muhammad SAW bersabda :

”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, ia akan termasuk golongan mereka”. (HR Ahmad)

Makanya, dengan nada maksa saya minta lebih baik kita memperingati hari Palestin saja, haha! Lalu gimana kita mau memperingati hari Palestin, sedangkan Palestinnya aja belum bebas? Pintar loe kalo nanya kayak gitu. Tapi sory, orang yang lebih pinter lagi pasti tau jawabannya, yaitu : Bebasin aja Palestinnya secepat mungkin! Sory aja ya, kita gak bakalan minta bantuan PBB yang cuma jadi pajangan itu. Sebab Islam juga udah punya cara yang jelas, yaitu umat Islam di seluruh dunia bersatu di bawah naungan Khilafah. Nah, ketika Khilafah tegak, zionis la’natullah alaih itu pun pasti kocar-kacir menghadapi banyaknya tentara Islam dengan semangat jihad fi sabilillahnya.

Jadi, hari Palestin nanti tanggalnya mungkin gak jauh-jauh amat dari tanggal tegaknya Khilafah. Dalam Khilafah, yang namanya budaya valentine juga budaya-budaya Barat yang bertentangan dengan Islam lainnya tanpa kompromi akan dibuang jauh-jauh. Agar akidah umat, terutama yang masih muda takkan teracuni seperti sekarang. O iya bro, jangan sampai terpengaruh dengan media-media yang mempromosikan valentine seperti televisi, majalah, koran atau sebagainya. Contohnya sinetron-sinetron yang rendah mutu dan selera rendahan, yang jalan ceritanya juga gak berkualitas. Kalo loe dibilang ketinggalan jaman karena gak ikut valentine-an, sebenernya di jaman masa depan malahan gak bakal ada lagi hari valentine, karena Khilafah (insya Allah pasti akan tegak) bakalan menghapus budaya-budaya Barat yang merusak kayak valentine ini. Saya yakin kalian semua gak latah ikut-ikutan ngerayain valentine. Sebaiknya kita berjuang sama-sama untuk menegakkan Khilafah, misalnya dengan menyebarkan opini Islam, berdakwah, menambah pemahaman Islam kita lagi, serta menentang opini-pemikiran-budaya Barat yang rusak. Sehingga hari Palestin, hari dimana umat Islam merayakan kemenangannya atas bebasnya Palestina akan segera terwujud. Dan ketika hari itu tiba, saat bertemu kita akan saling mengucapkan : ”Selamat hari Palestin!!!”.

(Ahmad Adityawarman)

We will not go down
In the night without the fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

(michael heart)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: