Sinopsis Buku “Buih Jadi Permadani” (by. Fauzan Muttaqien)


(Naskah buku ini sedang diproses oleh sebuah penerbit besar di Yogyakarta, dan insya Allah akan segera terbit dalam waktu dekat, mari kita simak sinopsisnya)

Kelak kalian (kaum Muslim) akan dikerubuti oleh umat-umat lain dari berbagai penjuru persis seperti hidangan yang dikerubuti oleh orang-orang.” Kami (para sahabat) bertanya, “Apakah saat itu jumlah kami sedikit, ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Justru jumlah kalian saat itu sangat banyak. Akan tetapi, kalian hanyalah buih seperti buih di lautan……………..

Tak bisa dipungkiri, kondisi umat Islam saat ini sungguh mengenaskan. Di segala bidang mulai dari Politik, Pendidikan, Ekonomi, Sosial….. umat islam selalu menjadi yang terkebelakang. Lebih parah lagi, ketika kemudian kita menyaksikan sendiri Aqidah yang merupakan pondasi utama umat mulai dipreteli, syariahnya dilempar ke sana kemari, umatnya pun diinjak-injak.

Maka tak salah gambaran dari Rasulullah, 1400 tahun lalu… umat islam ini akan tak lebih seperti buih-buih yang terombang-ambing di lautan.

Buku ini adalah sebentuk keresahan terhadap kondisi yang sangat mengenaskan itu. Bukan bermaksud menggurui, namun hanya berbagi cerita agar si penyimaknya dapat menyadari hal yang serupa. Sekaligus sebagai sebuah motivasi dan ajakan untuk bangkit kembali dari keterpurukan ini. Bukankah keterpurukan ini bukan akhir dari segalanya?

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. …..” (QS. An Nuur 55).

Meminjam sebuah judul lagu Malaysia yang pernah ngetop di masa lampau ”Buih Jadi Permadani”. Saya merasa judul itu klop dengan kondisi umat ini, bahwa saat ini buih-buih tersebut sebenarnya sedang berbenah. fase buih-buih ini akan segera berakhir. Masa kelam umat islam akan segera sirna. Kemulian Islam akan kembali, dan keindahan umat ini akan berpadu indah kembali ……. layaknya hamparan permadani.

Dan ketika saat itu tiba, tidak ada lagi yang tersisa selain kedamaian, keindahan, kesejahteraan…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: