Hingga Akhir Waktu


Oleh Muhammad Amda Magyasa

Bukankah hati kita telah lama menyatu
Dalam tali kisah persahabatan Ilahi
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya
Hapus air mata meski kita kan berpisah

Slamat jalan teman..
Tetaplah berjuang..
Smoga kita bertemu kembali,
Kenang masa indah kita,
Sebiru hari ini..

[SEBIRU HARI INI-Edcoustic]

Sahabat,
Masa SMA adalah masa yang sangat mengesankan.
Pada periode inilah kau akan banyak menemukan pengalaman hidup & hal baru.
Kegembiraan juga kesedihan.
Kau akan menemukan jati diri & jalan hidup yang akan dijunjung kelak.
Kau akan menemukan beraneka ragam watak & pribadi manusia.
Kau akan menemukan berbagai dinamika khas remaja, baik itu masalah orangtua, keuangan, teman, gaya hidup, pendidikan, juga cinta.
Banyak lagi hal lain yang ‘kan kau temukan.
Yang kesemuanya akan membuat kau merasa bahwa masa SMA begitu terasa singkat.

Sahabat,
Setidaknya itulah pesan yang pernah diucapkan seseorang, ketika diriku hendak memulai perjalanan di bangku SMA.
Dan kini, masa itu telah berlalu.
Kau pergi.
Aku pergi.
Teringat perkataan seorang penulis ternama,”Sesuatu yang berharga terkadang kita abaikan, namun ketika ia pergi, kita baru merasa sangat menyayanginya.”

Sahabat,
Selalu bersama tak berarti aku harus selalu mengiyakan apapun yang kau mau.
Tak berarti aku harus selalu memuji dan sependapat dengan apapun yang lakukan.
Terkadang aku harus berani mengkritik dan menasihatimu dengan bijak jika kau melkukan kesalahan.
jika kau melakukan sesuatu yang tidak diridhoiNYA.
Sekalipun mungkin terasa pahit dan menyakitkan.
Biarlah dihadapanmu apa yang kulakukan terasa pahit dan sangat tidak kau sukai.
Ketimbang kau harus terlihat jelek di hadapan Allah, AgamaNya, dan orang-orang.
Obat memang pahit, tapi percayalah ia tak selalu buruk jika kau mau melihatnya dari sisi yang lain.

Sahabat,
Maafkanlah diriku jika bagimu aku hanya benalu pengganggu yang selalu merisaukan dirimu
Maafkanlah diriku jika bagimu aku hanya kaset rusak yang membuat telingamu sakit dengan ocehan-ocehanku.
Maafkan,
Aku tidak punya alasan atas semua itu kecuali perkataan Rasul ini,

Tidak sempurna iman seorang di antara kamu hingga ia mencintai saudaranya seperti halnya ia mencintai dirinya sendiri.”
Siapapun tidak akan rela orang yang disayangi dan dicintainya akan mendapatkan hal yang tak menyenangkan,
termasuk murka Allah atas maksiat yang dilakukan.
maka, tolong maklumi perbuatanku.

Sahabat,
Jika kini kita jauh,
janganlah ia dijadikan alasan untukmu tuk biarkan diriku berjalan sendiri meniti kerasnya hidup.
jangan biarkan ia menjadi alasan bagimu dan bagiku tuk melangkah semau hati.
Sukakah kau jika seandainya ada orang lain yang masuk rumahmu semaunya dan memecahkan barang2-mu seenak hati?
Dimanapun, kita berada di bumiNYA.
Telah seharusnya, kita tetap mengikuti aturanNYA.

S’lamat tinggal SMA,
Sampai jumpa teman-teman..
S’moga qt bertemu kembali,
dalam pertemuan yang diridhoi Ilahi..

Jiwa yang lama segera pergi,
Bersiaplah para pengganti..
[TAK ADA YANG ABADI-Peterpan]

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: