Bocah Malang


Oleh Ardhi Irawan

Malam itu HP ku menunjukkan pukul 11:15…

Perut terasa lapar kerena seharian ga terisi kecuali asap rokok. Melihat rice coocker ternyata ga da apa-apa,, dalam hati berbicara sendiri EHM SEANDAINYA PUNYA ISTRI, PASTI GA BAKALAN BEGINI!!!!!Hahahahah.

Kemudian Yamaha Jupiter Z biruku, kukeluarkan dari garasi untuk menemaniku mencari makan. Pilihanpun jatuh pada nasi goreng.
Ketika sedang menunggu nasgor pesanan, kulihat Di meja sebelah ada sepasang muda-mudi yang sedang makan….hehehe asik juga ya!!!

Akhirnya pesananpun datang, Bismillahirramanirrahim nasgorpun kusantap.. lagi asik nyantap datang dua orang pengamen cilik umurnya mungkin sekitar 7 tahunan. Mengganggu kekhusyuan makanku.

Akupun meraih kantong untuk menghargai suara anak-anak itu, belum dapat uang dikantong anak-anak itu langsung pergi ke meja muda-mudi disebelah tadi, kuperhatikan untuk apa mereka pergi. Ternyata mereka memakan makanan sisa yang ada dimeja. Selera makanku langsung hilang melihat apa yang mereka lakukan….
“HEI, DIK! Jangan makan itu!!! Kataku.

Bu, Nasi Gorengnya 2 lagi!!!
Dengan cepat Ibu itu langsung membuatkan nasi goreng yang kupesan.
Nasi gorengpun diantarkan… Saat anak-anak ini makan kuperhatikan mereka….
dalam hati aku berbicara sendiri,,, Ya Allah seharusnya anak seusia mereka berada dalam pelukan hangat orang tua bukan di jalanan, tapi mereka?

Akupun bertanya:
Kamu semua lapar, Dik??

Dengan nasi penuh dimulut,, ia menjawab….Iya, Ka, seharian belum makan!

Siapa nama kamu??

Saya Rudi, teman saya Udin.

Kamu tinggal dimana?
Dimasjid Agung ka tapi kalau malam jam segini kami sering di jembatan sana duduk-duduk!! Jawabnya sambil menunjuk jembatan..

Orangtua kalian dimana??
Ayah saya sudah meninggal, dan ibu saya nggak tahu kemana, nikah lagi, mungkin!!!! Dengan cuek dia menjawab!!

Agama kamu apa??

Dia menjawab, “Nggak tahu, setengah-setengah Kadang sholat-kadang kada!!!”

Aku senyum sendiri ternyata anak-anak aja tau kalo sholat bolong-bolong berarti agamanya ga jelas!!!
Jadi teringat kawan-kawan di kampusku IAIN Antasari,  seharusnya mahasiswanya pada sholat semua, kan kampus Islam tapi yang ada mah!!!!!!hahahahaha.

Oke kalo gitu habis makan cari masjid ya trus kamu sholat isya dulu!!!

“Iya, Kak..”

Pertanyaan kulanjutkan!!!
Kamu bisa baca Qur’an???

“Nggak Kak!”

“Mau belajar Baca Qur’an??”, tanyaku.

Kedua bocah itu saling memandang,, seolah langsung sepakat mereka. menjawab, “MAU, KAK!!!”

Bayak nggak teman2mua?

“Banyak ka lebih 10 orang!”, jawabnya.

Trus kalau kaka mau datang kemana???

“Datang aja ke jembatan, kak!!!”

Ku akhiri pernyanyaanku, dan kubiarkan mereka menghabiskan makanannya.
Setelah makananya habis merekapun, bangkit, mengucapkan terima kasih dan pergi.
Ku perhatikan mereka langkang demi langkah,, kuambil rokok di tas dan kubakar…
Sambil menghisap rokok, aku jadi merenung.

SALAH SIAPAKAH SEMUA INI????????
Meraka, Masyarakat, Pemerintah ataukah Kapitalisme brengsek!!!!!!!!!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: