Judulnya?


Oleh Ardiannur Ar-Royya

Sendiri berdiri di sini
Di sudut ruang hati
Gelap menyakiti
Tak tahu apa artinya ini

Sakit kurasa
Sedih mendera
Air mata jatuh tak terasa
Raga pun lelah dirasa

Tiba-tiba terlihat cahaya
Cahaya penarik hatinya
Yang cantik parasnya
Yang indah bersua

Cahaya cinta ini
Cinta abadi
Yang kekal tak mati
Tanpa basa-basi

Cinta kepada Allah semata
Dalam hidup nyata
Merenggut hatinya
Tanpa tersisa

Mendobrak ke dalam hati
Rasa cinta Ilahi
Tanpa jati diri
Yang mendengki

Tidak hanya dengan lisan
Tapi dengan sikap ahsan
Tidak cukup pengucapan
Tapi pembuktian

Berazzam kuat
Menghancurkan kemunafikan sesat
Guna meraih nikmat
Cinta Ilahi nan kuat

Merenung pada kenyataan
Akankah ini dimiliki
Iman suci tak ternodai
Oleh angkuhnya hati

Seperti merpati putih
Terbang tinggi menjauh
Di awan putih dan bersih
Tanpa takut jatuh

Merenung. . .
Merenung. . .
Merenung. . .
Dan merenung. . .

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: