MENGHISAP CANDU BERNAMA AGAMA?


oleh Ardhi Irawan

KARENA AGAMA ADALAH CANDU,” statemen kontroversial itu keluar dari mulut busuk MBAH SETAN kaum sosialisme, Marx, Karl Marx. Banyak yang menghujat dan menolak statemen Marx itu. Tapi, dipikir-pikir ada “benarnya” juga ketika melihat realitas kehidupan umat Islam yang terpuruk saat ini.

Mereka yang menjadikan agama hanya sebagai tempat pelarian dari penderitaan dalam kehidupan. Bukan sebagai sebuah kekuatan perlawanan progresif, bukan sebagai sebuah spirit pembebasan dari derita kehidupan.
Misal, disaat pemerintah thaghut menindas rakyat dengan menaikkan harga BBM beberapa tahun silam. Diharapkan rakyat bergerak melakukan perlawanan. Eh, mereka malah sibuk dzikir bersama seraya berdoa agar kebijakan ini tidak mendatangkan kerugian.

Belum cukup! Ketika UU Minerba keluar dan komplotan kapitalis lokal-global bebas suka-suka mengeksploitasi mineral batu bara dan merusak alam. Seraya mengundang berbagai bencana alam (baca : bencana manusia) dari tanah longsor, banjir bandang hingga banjir bandeng (hehehe). Hey, lagi-lagi mereka malah melakukan Istighasah bersama agar bencana tidak makin parah. Antara tindakan, fakta dan doa semuanya kontradiktif!Masih ada! Dibelahan dunia lain saat saudara-saudari muslim dibantai, muslimah diperkosa, dan para bocah dipaksa untuk menjadi yatim. Lagi-lagi kita hanya bisa berdo’a agar mereka diberi kesabaran.

Tapi kan disana ada pahala? Benar kawan, tapi tulisan ini tidak membahas tentang pahala dan dosa. Fokus kita adalah, apakah Islam memang benar-benar candu yang tergerus tak berdaya berhadapan dengan kezaliman zaman. Atau, Islam justru adalah subyek perubahan dan spirit perlawanan ketika berhadapan dengan kezaliman zaman.

Jadi, mari putar otak kita! Apakah Islam memang ”candu”? Tergantung bagaimana kita memahami dan memposisikan Islam. Jika Islam dilihat hanya sekedar agama yang berkutat dalam mengatur ritual individu mulai sholat hingga bersenggama, jawabnya adalah ”Ya”. Namun jika kita memahami Islam sebagai Way Of life in the world of and hereafter, Religion & Ideology, atau seperangkat konsepsi yang mengatur kehidupan mulai syahadat hingga perang, mulai sholat hingga negara, dari puasa hingga hukum publik, dari zakat hingga ekonomi, dan seterusnya. Tentu pernyataan Islam sebagai candu adalah salah total.

Renungkan firman Allah SWT berikut: ”Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.(QS.Al A’raf: 96)

Brother and Sister, jauh sebelum kita lahir—bahkan sebelum kakek dan nenek kita menikah, Allah telah memberi kita solusi atas segala problem kehidupan dengan seluruh aspeknya. Mulai politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, dan hukum. Sesungguhnya dibalik eksistensi alam ini, ada ”KEHENDAK” yang mengaturnya, ”KEKUATAN” yang menggerakannya, dan ”HUKUM” yang menertibkannya. Maka menegakkan dengan yakin sistem kufur dalam kehidupan ini adalah sebentuk tindak pembangkangan.

Inilah yang Allah maksud dengan para pembangkang itu : Tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”.(QS.Al A’raf: 96).

NB : Lihatlah Dunia saat ini SEMUA DENGAN TERBUKA MENYATAKAN PERLAWANAN KEPADA ALLAH!!!! Bangunlah dari tidurmu….Ambil Al Qur’anmu, baca, Renungkan, bergerak dan LAWAN!!!!! ALLAHU AKBAR!!! Wallahu’Alam. Allaahumma innaa nas’alukal hudaa wash-shiraathol mustaqiim, wa na’uudzubika minasy-syayaathiin!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: