Abdullah bin Rawahah, Gara-gara Syair & Puisinya Doi Ngebuat Umat Muslim Menang!


oleh Gilang Zulfairanatam al-Arsyad

bismillahirrahmanirrahim .. assalamu’alaykum ..
alhamdulillah .. segala puji bagi Allah,
yuk! selalu lah bersyukur ..
shalawat serta salam untukmu ya Rasul .. keluarga dan sahabat juga .. dan buatmu pejuang-pejuang yang sesungguhnya tak pernah mati ..

“Afwan jiddan – Kata yang jatuh laksana butir hujan. Mengikis debu-debu dari rumah perasaan. Menghadiahkan pelangi cinta bernama ketenangan.”–

Semoga kalian memaafkanku, dan biarlah Allah membalasnya dengan kemuliaan .. “barangsiapa memaafkan . . . Allah akan memaafkannya pada hari yang sulit” (HR Tabrani)

–“Jazakumullahu khayran katsiran. Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan yang banyak. Kata-kata ini masih untuk kalian, pembaca dan kawan yang aku hormati ..”–

==> ABDULLAH BIN RAWAHAH seorang penyair jahiliyah ulung.
Benar, Alquran ini bukan buatan manusia! Dan sungguh, gemetar hati orang-orang beriman itu merasai indahnya kalamullah. Tidak ada keraguan baginya untuk memeluk islam sekuat-kuatnya.

Hari itu, sekitar tujuh puluh kaum Anshar akan dibai’at Rasulullah. Abdullah bin Rawahah berada di sana, menanti-nanti kebahagiaan itu, JANJI SUMPAH SETIA. Bai’ah Al-Aqabah al-Ula-Tsaniyah.
Dan tercatatlah namanya dalam catatan sejarah islam (sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam)

==> ABDULLAH BIN RAWAHAH seorang penyair dengan puisi yang indah. Rasulullah tersenyum, sambil sedikit menahan rasa kikuknya .. ketika Abdullah mengucap puisinya ..

“Duhai putra Hasyim yang santun
sungguh Allah telah mengaruniaimu lebih dari seluruh manusia
di mana tak ada hak mereka untuk iri dan dengki
aku terpanah!
berulang-ulang kali terpanah dengan kelembutan budi pekertimu
karena itu hanya orang pandirlah yang akan menolak
ajaran yang Anda bawa
sebagaimana si pandir yang menolak ajaran Musa.”

Dan tetap dengan sabdanya yang lembut, Rasulullah berucap “Insya Allah, Allah pun akan memberimu karunia.” Begitu suasana haru meliputi Abdullah ..

==> ABDULLAH BIN RAWAHAH sangat berduka
ayat yang menggetarkan itu turun

“Dan para penyair diikuti oleh orang- orang yang sesat” (QS Asy-syua’ara 24)

Begitu duka menggenapi hati, berlarilah dirinya menghadap Rasulullah ..

==> ABDULLAH BIN RAWAHAH kembali ceria
tak lama ayat berikutnya turun

“Kecuali orang-orang [penyair] yang beriman dan beramal shaleh dan banyak ingat kepada Allah, dan menuntut bela sesudah mereka dianiaya” (QS Asy-syu’ara 227)

==> SABDA RASULULLAH kepada Abdullah bin Rawahah
“Sesungguhnya orang mukmin berjuang melalui pedang dan lidah [tintah]-nya.” Abdullah kemudian terharu dan merasa sangat bahagia mendengar penjelasan itu.

==> 200.000 TENTARA ROMAWI -Versus- 3000 TENTARA MUSLIM.

Perang mu’tah bergemuruh, hentakan kuda-kuda perang menerbangkan debu, sebagian lain berapi menghantam batu. Dahsyat! pasukan gabungan Romawi seolah tak ada batasnya, laksana air bah. Sementara pasukan muslim telah kehilangan kedua panglima tangguhnya, Zaid bin Haritsah dan Ja’far bin Abi Thalib.

Abdullah bin Rawahah telah ditunjuk menjadi panglima ketiga! Dan bendera perang kaum muslimin, Ar-Roya, kembali berkibar dengan gagahnya.

“Aku telah bersumpah wahai diri, maju ke medan laga
tapi kenapa kulihat engkau menolak surga
wahai diri, bila kau tak tewas terbunuh, kau kan pasti mati
inilah kematian sejati yang sejak lama kau nanti …
tibalah waktunya apa yang engkau idam-idamkan selama ini
jika kau ikuti jejak keduanya, itulah ksatria sejati!

Abdullah bin Rawahah jatuh terkapar mempertahankan bendera Ar-Roya, darah melumuri tubuhnya, SYAHID.
Namun, berkat syairnya yang membakar jiwa para ksatria, kemenangan diraih Muslim!

Betapa kata-kata telah memenangkan 3000 muslim terhadap 200.000 romawi ..

==> SALAH SATU SYAIRNYA yang mendunia

“Wahai manusia.
Tidaklah kita memerangi mereka karena banyaknya jumlah kita,
atau karena persenjataan kita.
Demi Allah,
kita hanya memerangi mereka karena islam ini,
yang mana Allah telah memuliakan kita dengannya.”

Tentu syair ini mengajak kepada kebaikan & jauh dari keburukan .. insya Allah

==> . . .
Bagaimana sekarang ini? Masihkah ada syair-syair yang membakar semangat? Ataukah kata-kata kotor yang keluar ketika berteriak?

wallahu’alam bi ash shawab
insya Allah
Alhamdulillah
Afwan
Jazakumullahu khayran

  1. sesunnguhnya Allah akan menolong siapa saja yang menolong agamanya dengan surga.
    Allah telah membeli kaum muslim dengan surga.
    surga surga surga

    • Ini adalah bisnis yang berbeda dari yang biasanya. Jika bisnis biasa dilakukan dengan orang lain, maka dalam Islam kita diajarkan dengan baik bahwa kita telah mengalami kontrak yang luar biasa dengan Tuhannya. Manusia telah diciptakan dengan sebaik-baik bentuk, dikaruniai akal untuk mampu membedakan, umat Islam adalah umat YANG TERBAIK, umat yang DIJANJIKAN SURGA, sungguh naif jika hal ini dilupakan dan diabaikan setiap pribadi muslim. Jika pada kekasih saja kita rela mengorbankan banyak hal, mengapa kita seringkali susah mengorbankan hal kecil saja untuk perjuangan di Jalan-Nya?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: