Hijrah ke Habasyah (Hmm, gitu ya)


oleh Gilang Zulfairanatama

bismillahirrahmanirrahim
assalamu’alaykum
alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Surat-surat permohonan kenikmatan telah disampaikan. Maka ketika surat itu berbalas; dan pasti berbalas. Kirimkanlah surat-surat terimakasih itu kepada-Nya
shalawat & salam selalu tercurah kepada Rasulullah SAW, sahabat, keluarga, dan umat manusia yang istiqomah di jalan dakwah
‘afwan untuk kesalahan; yang sering terabaikan …
jazakumullahu bil jannah; semoga Allah membalasmu dengan surga; pembaca …

Islam di Tengah Kejahiliyahan (Mengguncang!)

Makah; sentuhan kasih sayang dakwah Islam, meluluhkan jiwa-jiwa fanatik paganisme. Kafir; merasakan goncangan luar biasa itu dalam aqidah mereka. Sedikit demi sedikit jiwa-jiwa itupun beriman. Namun, tetap saja ada pembangkang! Kefanatikan terhadap berhala-agama nenek moyang-telah memasung akal terhadap kebenaran.

Goncangan Aqidah Kafir (Siksaan!)
Muslim disiksa; yang punggungnya dibakar hingga lemak tubuhnya memadamkan bara api; yang dadanya ditindih batu dan pedihnya dicambuki; yang ditarik oleh dua kuda secara berlawanan hingga belah tubuhnya; yang dipukul, satu matanya nyaris remuk, namun berkata “Bahkan mata sebelahnya iri mendapat luka yang sama !”; serta yang dilempari batu di sepanjang kakinya melangkah, mencari perlindungan �

Hijrah ke Habasyah (Cerdas!)
‘Utsman bin ‘Affan dan istrinya Ruqayyah binti Rasulullah SAW berhijrah bersama sepuluh laki-laki dan tiga wanita lainnya. Sedikit sekali? Tapi lihat! Kafir yang baru saja tergoncang, malah digoncangkan lagi. Yang berhijrah itulah tokoh-tokoh besar Makah. Metode politik Rasulullah. Luar biasa …
“Kalau saja kalian berangkat ke Habasyah (lakukanlah), sebab di sana ada seorang raja, dimana tak seorang pun yang berlindung di sisinya akan dizalimi. Itu merupakan bumi kejujuran; dimana Allah akan memberikan jalan keluar yang kalian alami.”
Nama Raja itu Najasyi.

ke Makah lalu Habasyah lagi? (Strategi!)

Berita bohong; penduduk Makah masuk Islam. Maka ‘Utsman bin Mazh’un kembali ke Makah bersama yang lain. Kena tipu? Tidak! Justru kafir semakin tergoncang. ‘Utsman bin Mazh’un yang mendapati kebohongan itu, kembali lagi ke Habasyah bersama delapan puluh tiga laki-laki dan delapan belas wanita. Wuih!

Puncak Kegoncangan (Kalah!)
Tokoh-tokoh besar Makah itu telah berhijrah. Tokoh-tokoh berpengaruh yang mampu mengubah sistem jahiliyah ini; dilindungi di Habasyah. Kafir terpaksa mengirimkan diplomat terbaiknya; ‘Amr bin Al ‘Ash dan Abdullah bin Abi Rabi’ah. Wajah ‘menangis’ lah yang didapati dari kedua diplomat. Raja Najasyi menolak ‘kemungkaran’ dengan tegas. Kacian …

Hijrah ke Madinah (Kokoh!)
Mushab bin Umair, diplomat Islam; begitu cerdas memenangkan ‘pertempuran pemikiran’ di Madinah. Islam benar-benar kokoh di sana. Umat Islam di Habasyah bersegera ke Madinah. Hanya Ja’far bin Abi Thalib dan beberapa orang berjaga di Habasyah. Mereka baru ke Madinah setelah penaklukan Khaibar, tahun ketujuh hijriyah.

alhamdulillah
wallahu’alam bi ash shawab
‘afwan untuk kesalahan; yang sering terabaikan …
jazakumullahu bil jannah; semoga Allah membalasmu dengan surga; pembaca …

Iklan
    • Daoz
    • Maret 22nd, 2010

    Pertamaxx dulu ah..

    semua ada siklusnya, bagai sebuah roda… terus ikhtiar plus istiqomah,, yakin Islam akan di puncak kembali…

    • Dwi Siee imuutz
    • Oktober 7th, 2010

    mohon pengertian di perbanyak

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: