Perang Uhud (keren, Walau Kalah)


oleh Gilang Zulfairanatama Al-Arsyad

bismillahirrahmanirrahim
assalamu’alaykum warahmatullah wabarakatuh
alhamdulillah, segala puji bagi Allah swt … “Wah, ternyata beneran nikmat Allah banyak banget! Tinta sebanyak lautan dan langit pun ga cukup menuliskan nikmatNYA”
shalawat serta salam buat Rasulullah saw, keluarga, sahabat, dan seluruh umat manusia yang menggenggam bara Islam ini!

“Semoga Allah swt membalas dengan kebaikan yang banyak buat pembaca … Amin!”
“Yang ngebaca manis banget dech .. (gaya tante-tante lagi ngegodain anak kecil .. hehe)”

-Medan Jiwa (Tersisihnya Munafik!)-
Jalan berpasir Madinah, dilewati 1000 pasang kaki pasukan Muslim. Melangkah ke sebuah bukit datar yang gersang-penuh batu-Uhud namanya. Dahsyat! pertarungan jiwa, benturan emosi, kerancuan persepsi. Penampakan kemunafikan dan ketulusan. ‘Abdullah bin Ubay, membelot dan meninggalkan jihadnya bersama 300 pasukan. Sedangkan 700 pasang kaki yang ‘tulus’ itu tetap melangkah.

-Pasukan Muslim-
Di tempat pertahanan, 50 pasukan pemanah dengan mata menatap, mengawasi dan menanti musuh. Dihinggapi benturan emosi dan jiwa. Situasi yang begitu menegangkan. Tangan-tangan kekar itu memegangi busur. Pasukan di atas bukit, yang akan menghujani musuh dengan ribuan panah. Dikomandoi ‘Abdullah bin Jubayr.

Mush’ab bin ‘Umair memegangi bendera perang yang berkibar, seolah gambaran jiwanya yang meledak-ledak dalam situasi sedemikian rupa. Zubayr bin ‘Awwam dan Mundzir bin ‘Amr, komandan pasukan sayap kiri dan kanan, bersiap untuk jihadnya!

-Pasukan Kafir-
Khalid bin Walid komandan sayap kanan, ‘Ikrimah bin Abu Jahal komandan sayap kiri. Kekuatan perang yang menggemparkan. 4 kali lipat lebih banyak daripada muslim. 3000 pasukan Quraisy, di dalamnya 200 pasukan berkuda yang siap dengan senjatanya.

-Muslim Menang-
Perang berkecamuk. Benturan-benturan pedang berkilatan. Teriakan-teriakan dari jiwa-jiwa penuh ambisi. Ringkikan kuda yang menghentakkan kakinya pada batu-batu Uhud. Ribuan panah terbang seperti kilat, menyambar kepala-kepala manusia. Di medan laga dan medan jiwa!

70 prajurit pilihan Quraisy terbunuh. Kocar-kacir, mereka lari. Istri-istri mereka yang memukul gendang-gendang pun menyingsingkan celana dan tunggang-langgang. Kabur!

-Kafir Menang-
“Rampasan perang! Rampasan perang!” pasukan pemanah melupakan perintah Rasulullah. Komando ‘Abdullah bin Jubayr pun sama sekali tidak digubris. Tempat pertahanan itu ditinggalkan. “Rampasan perang!” mereka bergegas memunguti dan membiarkan satu celah strategis kosong!

Saat itulah Khalid melihatnya! Dia berbalik menyerang bersama pasukan berkuda. Menduduki celah strategis. Mengepung muslim. Situasi berbalik. Keruwetan dan kekacauan menguasai muslim. Keterkejutan akibat serangan tiba-tiba. Syahid! Orang-orang yang ditakdirkan Allah.

-Hamzah bin ‘Abdul Muthalib (Syahid!)-
Membabi buta. Ditebasnya prajurit musuh. Berkilat pedang dan merah. Tak ada seorang pun mampu menghalanginya. Siba’ bin ‘Abdul ‘Uzza mendekatinya. Namun, Hamzah melihatnya, ditebasnya leher Siba’ sekali tebas seperti menyambarnya!

Licik! Ketika Hamzah lengah itulah, Wahsyi, seorang budak yang bersembunyi di balik pohon dan mengintai sekian lama, menghunjamkan tombak! Mengenai perut dan tembus keluar melalui kedua selangkangannya. Dibiarkannya Hamzah bersama tombak itu hingga ia benar-benar tak bernyawa.

Hindun, istri Abu Sufyan datang, dicabik dan diicincangnya, perut Hamzah dibelah lalu dirogoh hati dan dikunyahnya. Kemudian dimuntahkannya kembali.

[HR Al Hakim] “Pahlawan syuhada adalah Hamzah bin ‘Abdul Muthalib, dan orang yang menghadap penguasa yang zalim dan kejam untuk menyuruhnya berlaku baik dan mencegahnya berbuat kejahatan lalu dia dibunuh”

wallahu’alam bi ash shawab,
insyaALLAH,
alhamdulillah,
afwan jiddan,
jazakumullah,
he,
he,
he,
wassalam …

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: