SERUAN PERLAWANAN DARIKU!!!!!!!


oleh Abdurrahman Ardhi

“We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques dan our homes and our schools
But our spirit will never die
We wiil not go down
In gaza to night”(Michael Heart)

Ketika mereka mulai membuka matanya dikala sang fajar segera terbit, mereka bersujud kepada sang Ilahi Rabbi…
Disaat sinar mentari mulai menerangi dunia,, mereka memulai harinya dengan pekikan takbir dan dengan batu di tangan.
Mereka bangkit berdiri gagah digaris terdepan perlawanan, dengan penuh keberanian mereka manantang maut yg selalu mengincarnya demi mempertahankan bumi al Quds yg telah diamanahkan Allah kepada mereka.
Mereka sadar bahwa tanah tempat mereka berpijak bukanlah pemberian Cuma-cuma,tapi tanah semua itu ditebus dengan darah segar para syuhada’ dan para pejuang sejati mulai Umar bin Khattab The Lion Desert hingga The Wise Salahuddin al Ayyubi .
Mereka berdiri menghadang setiap bulldozer yang akan meratakan rumah dan masjid-masjid mereka, mereka melempari setiap simpanse Yahudi yang datang untuk membunuh keluarga dan memperkosa kehormatan ibu dan saudara perempuan mereka!!!

“dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha menyaksikan segala sesuatu”(TQS:al Buruuj:8-9)

Mereka sadar bahwa mereka telah menjual semuanya baik harta maupun nyawa mereka untuk perlawanan di jalan Allah.

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar”.(TQS: at Taubah:111)

Mereka faham perjuangan ini sangat berat dan panjang, karena batu harus berhadapan dengan tank2 baja’. Namun mereka yakin bahwa mereka akan menang, karena senjata utama mereka adalah keimanan yang jauh lebih keras dari tank2 zionis Yahudi.
“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmuI”.(TQS: Muhammad:7)

Ketahuilah kawan perlawanan ini akan terus berlangsung hingga akhir zaman dan dunia berada digerbang kehancuran terdahsyat

“Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum muslimin memerangi yahudi, kemudian kaum muslimin memerangi mereka sampai akhirnya orang-orang yahudi (berlarian) berlindung dibalik batu dan pepohonan…lalu batu dan pohon itu berkata, “wahai Muslim…wahai hamba Allah…ini, ada orang yahudi bersembunyi dibelakangku, kemari dan bunuhlah dia”.(HR. Muttafaqun ‘alaih).

Saudaraku’ renungkanlah Firman Allah berikut
“Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, Maka kamu wajib memberikan pertolongan”(TQS: al Anfal:72)

Dan bukankah mereka telah memanggil kita?
“suara ini adalah suara jeritan dan ajakan yang keluar dari kerongkongan pejuang-pejuang Islam di bumi Palestina. Jeritan memanggil umat Islam, menyeru untuk kembali bersatu dalam menghadapi penindasan yg dilakukan Yahudi” (Syaikh Ahmad Yassin)

Saudaraku apakah hati kita telah membatu dan telinga kita telah tuli’ sehingga tangisan keras umat ini tidak terdengar ditelinga kita?
Apakah sekujur tubuh kita telah lumpuh atau usia kita telah lanjut sehingga tidak dapat berbuat apapun untuk melawan???
Mungkin sekat-sekat nasionalisme yg batil masih mengerangkeng kita untuk berjihad dan melindungi saudara kita diseberang sana.
Tapi Demi Allah saudaraku lakukanlah apa yang bisa kita lakukan hari ini, melawan dan bergeraklah semampu kita’
Baik itu dengan Seruan perlawanan dan pembebasan, demonstrasi, Pamflet-pamflet, selembaran-selembaran, hingga sedikit uang yang bisa keluarkan semua itu adalah sebuah bentuk perlawanan. Jika itu masih belum bisa kita lakukan maka luangkanlah sedikit waktu malam kita untuk selalu mendoakan mereka karena ini juga bentuk perlawanan!!! Intinya lakukan apa yang bisa kita lakukan sekarang, bukan saatnya berdiam diri, jadikan setiap hembusan nafas kita adalah perlawanan dan pembebasan!!!!!
Namun’ alangkah indahnya jika kita bisa berhadapan langsung dengan kematian di medan Jihad. Dan tiada kematian yang lebih indah dari pada mati syahid di ujung pedang-pedang para pembangkang tuhan.

“barang siapa yang mati belum berjihad dan tak terbesit dihatinya keinginan untuk berjihad, ia mati dalam cabang kemunafikan”(HR.Muslim)

“Jihad dengan senjata, Jihad tidak dengan negosiasi, Jihad tidak dengan perjanjian damai, tidak juga dengan dialog”(Syaikh Abdullah Azzam)

Mungkin, hanya ini yang dapat aku lakukan hari ini’ untuk memenuhi panggilan Allah untuk melakukan perlawanan’

“Kobarkanlah semangat Para mukmin (untuk berperang). Mudah-mudahan Allah menolak serangan orang-orang yang kafir itu. Allah Amat besar kekuatan dan Amat keras siksaan(Nya)”.(TQS: An Nissa:84)

Kawanku bangunkanlah singa-singa yang tertidur di dalam dirimu…
Bukalahah mata dan telingamu untuk memenuhi seruan Islam…
Rapatkan barisanmu, buat musuh-musuh Allah gentar melihat persatuan kita…
Dan dengan lantang serukanlah perlawanan,
Karena adakah kata yang lebih puitis dari perlawanan??

ALLAHU AKBAR!!!!!!!!!!!!!

YA ALLAH AKU TELAH MENYAMPAIKAN. SAKSIKANLAH!!!!!

YA ALLAH AKU TELAH MENYAMPAIKAN. SAKSIKANLAH!!!!!

YA ALLAH AKU TELAH MENYAMPAIKAN. SAKSIKANLAH!!!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: