MABIT bersama MABA 2010 UB


Sabtu, 7 Agustus 2010 merupakan hari terakhir dari rangkaian acara orientasi pendidikan masing-masing fakultas di Universitas Brawijaya. Sejak tanggal 4-7 Agustus 2010, para mahasiswa baru angkatan 2010 melalui berbagai macam rangkaian acara orientasi pendidikan. Pada hari Sabtu bisa dikatakan merupakan hari kemerdekaan bagi mereka semua mengingat acara yang sangat melelahkan selama empat hari itu sudah berakhir. Apalagi hingga tanggal 22 Agustus nanti, kampus masih libur. Waktu yang cukup panjang untuk pulang bagi mereka-mereka yang berasal dari luar kota Malang.

Sebelum para MABA 2010 pulang ke daerah mereka masing-masing, saya bersama beberapa orang teman dari angkatan di atas 2010 mengadakan acara tafakur alam ke sebuah objek wisata kota Batu atau mungkin lebih pantas disebut sebagai daerah pegunungan. Minggu, 8 Agustus 2010 setelah shalat ashar kami bersama para rombongan beberapa MABA 2010 kenalan kami berangkat menuju sebuah villa milik seorang ustadz kami di daerah Batu sana. Berangkat menggunakan angkot seraya membawa berbagai macam peralatan terutama pakaian-pakaian hangat karena di sana udaranya sangat dingin.

Saya sendiri sebenarnya tidak ikut naik angkot bersama rombongan karena saya memakai kendaraan pribadi untuk membawa berbagai peralatan seperti karpet dan juga lampu darurat (karena tidak ada listrik di sana). Namun, tak berapa lama setelah rombongan yang memakai angkot sampai di tempat, saya dan beberapa teman yang memakai kendaran pribadi pun sampai di sana.

Acara di mulai tepat sebelum maghrib, yang pertama hanyalah acara taaruf. Masing-masing mahasiswa baru memperkenalkan dirinya, asal, serta fakultas. Acara taa’ruf ini tidak berlangsung lama karena azan maghrib berkumandang sehingga kami harus berwudhu dan melaksanakan shalat berjamaah. Rasa dingin pun mulai menyergap kami semua, ditambah penerangan cahaya yang hanya berasal dari lampu darurat menambah suasana seperti layaknya suasana ketika teknologi belum ada, ataupun seperti zaman ketika perang seperti di Palestina. Yap, jika mengingat kondisi saudara-saudara kami di Palestina, tentu keadaan kami seperti ini pun patut disyukuri dibandingkan dengan saudara-saudara di Palestina.

Seusai melaksanakan azan maghrib, salah seorang dari MABA pun  kami minta untuk memberika taushiyah atau kultum. Walau dingin, kami pun tetap menyimak kultum yang disampaikan sebaik-baiknya. Saya sendiri kagum pada teman-teman MABA ini, di saat yang lain sedang asyik berkutat pada kehidupan dan kesenangan dunia dan seringkali melupakan akhiratnya, mereka para MABA yang sedang bersama saya ini masih ingat dengan akhirat mereka, masih ingat dengan untuk apa mereka hidup, masih ingat tujuan hidup mereka. Maka saya sangat yakin bahwa, mereka tentu pantas disebut sebagai mahasiswa luar biasa. Mahasiswa yang tidak hanya berpikir untuk kuliah dan kuliah namun juga berpikir bagaimana mempersiapkan bekal mereka untuk menghadapi Allah di akhirat nanti.

Setelah acara kultum, kami kembali duduk melingkar dan acara sebelum shalat berjamaah Isya adalah acara sharing, berbagi pengalaman ataupun ada pertanyaan dari mereka semua. Ada yang bertanya tentang bagaimana caranya agar ketika tampil di depan atau menjadi pembicara di depan banyak orang, tidak merasa gugup. Berbagai macam pula solusi yang diberikan tidak lain oleh teman-teman MABA sendiri, menarik bahkan lucu. Kemudian ada lagi yang bertanya tentang aturan SKS (Sistem Kredit Semester bukan Sistem Kebut Semalam), banyak pula jawaban dan definisi yang diberikan oleh teman-teman MABA yang lain mengenai hal ini yang pada akhirnya ditutup oleh penjelasan dari seorang dosen fakultas pertanian yang pada saatnya nanti akan memberikan materi motivasi kepada kami semua.

Akhirnya azan Isya pun berkumandang, kami kembali melaksanakan shalat Isya berjamaah dan sama seperti setelah shalat maghrib tadi, usai shalat Isya pun kami minta salah seorang dari teman-teman MABA menyampaikan taushiyah atau kultum. Setelah itu kami pun akhirnya makan malam bersama-sama setelah bagian konsumsi yang ditunggu-tunggu tiba membawa makanan untuk kami semua. Makan bersama di tengah kegelapan malam serta diantara pohon-pohon rindang di sekitar tempat itu memberikan sebuah sensasi lain yang tidak akan kami temukan di tempat lain. Karena saat itu kami dikumpulkan bersama orang-orang yang semuanya mengingat Allah dalam setiap kesempatan, mengingat bahwa kami semua punya kewajiban kepada Allah dan tidak hanya menuntut hak. Menyenangkan memang jika kita berada di sekitar orang-orang yang dengan mereka, keimanan kita kepada Allah bertambah.

Seusai acara makan-makan, kami pun kembali duduk melingkar dan kali ini Ustadz Abu Faza sudah siap untuk menyampaikan materi motivasinya yang khusus disiapkan untuk para MABA 2010. Saya salut kepada beliau, padahal anak beliau yang kedua dalam keadaan sakit namun beliau masih sempat memikirkan salah satu dari sekian banyak kewajiban beliau untuk berada di antara kami dan menyampaikan sebuah materi motivasi yang telah beliau sanggupi kepada kami selaku panitia pelaksana acara tersebut. Bahkan dari apa yang beliau sampaikan, beliau sampai membatalkan beberapa janji untuk bisa berada di antara kami, seharusnya pada saat itu, pada malam itu beliau ada janji untuk mengajar privat di sebuah tempat namun janji itu beliau tunda demi kami tentu dengan pertanggung jawaban di lain waktu.

Ya, hidup adalah pilihan. Beliau berada di antara kami, itupun sebuah pilihan. Padahal beliau bisa saja mengatakan kepada para panitia bahwa beliau tidak bisa memberikan materi pada malam itu karena ada satu dan lain hal, itu pun adalah sebuah pilihan. Setiap pilihan kita akan memberikan kita konsekuensi dan resiko atas apa yang kita pilih, apapun itu. Menjadi mahasiswa pun adalah sebuah pilihan, dan menjadi seseorang yang tidak hanya seorang mahasiswa namun juga aktivis dakwah juga sebuah pilihan. Ingin bersenang-senang di dunia dan melupakan akhirat juga adalah sebuah pilihan, dan menjadi seseorang yang memikirkan akhirat dan mempersiapkannya tanpa melupakan kehidupan dunia juga adalah sebuah pilihan. Namun, pilihan apapun yang kita ambil dalam kehidupan kita, tentu akan memberikan resiko dan berbagai masalah serta hambatan yang harus kita hadapi. Hanya saja, pilihlah pilihan yang terbaik tentu berdasar pada ketaatan kepada Allah dan Rasulullah.

Seusai acara training motivasi, beberapa teman-teman MABA ada yang langsung tidur adapula yang ikut ke acara berikutnya, yakni bakar-bakar jagung. Saya sendiri setelah selesai memakan sebuah jagung bakar, saya pergi keluar lingkungan tempat acara kami bersama beberapa orang panitia untuk mencari kopi (Sayangnya, ga dapat! Cuman dapat teh). Sehabis dari warung untuk minum teh, kami pun kembali ke tempat acara. Setelah persiapan untuk tidur selesai, kami pun langsung tidur beralaskan karpet, berbantalkan tas, dan berlangitkan atap (Ironis banget!). Dingin pun menyergap, tapi tetap nikmat (Bagi saya, entah dengan teman-teman yang lain).

Menjelang kami semua bangun dan melaksanakan shalat tahajud serta tadarus Al Quran sambil menunggu waktu shalat subuh. Waktu subuh, udara menjadi sangat-sangat dingin. Beberapa teman-teman MABA ada yang sangat kedinginan, tapi di sanalah kenikmatannya. Intinya, semua keadaan harus disyukuri. Usai shalat subuh berjamaah, kami pun kembali mendengarkan taushiyah. Kultum dari seorang MABA.

Usai shalat subuh, sebenarnya ada acara outbond tapi kami menunggu konsumsi pagi dulu supaya ketika outbond kami ada bekal tenaga. Jadinya usai shalat subuh, saya beserta tiga orang teman olahraga pagi (jalan santai) hingga ke BNS (Batu Night Spektakuler). Sampai sana, kami pun kembali ke tempat acara dan sambil menunggu konsumsi datang, saya membaca buku. Tak berapa lama, konsumsi pun datang dan kami akhirnya makan beramai-ramai.

Setelah selesai menyantap konsumsi, kami pun bersiap-siap untuk melakukan petualangan ke Coban Rais. Bagaimana cerita di sana? Tunggu di artikel berikutnya..

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: