Bondan & Fade2Black feat Me (Ya sudahlah) Review


oleh Fajar Gemilang Ramadani

Ketika mimpimu
Yang begitu indah
Tak pernah terwujud
Ya sudahlah

Saat kau berlari
mengejar anganmu
dan tak pernah sampai
ya sudahlah

hmmm

Reff
apapun yang terjadi
ku kan slalu ada untukmu
janganlah kau bersedih
cause everythings gonna be OK

satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh dan tanpa ada harapan
saat itu raga ku persembahkan
bersama jiwa, cita-cita, dan harapan

kita sambung satu persatu sebab akibat
tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
menuntun ke arah mata angin bahagia
kau dan aku tahu jalan selalu ada

juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
bagai deras ombak yang menabrak karang
namun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
hadapi ini bersamaku hingga ajal datang

Sempat kau berharap keramahan cinta,
tak pernah kau dapat..ya sudahlah
yeeah..dengar ku bernyanyi..lalalalalala
heyyeye yaya dedudedadedudedudidam..semua ini belum berakhir

Back to Reff

satukan langkah..langkah yg beriring!
genggam hati, rangkul emosi!
Genggamlah hatiku, satukan langkah kita
Sama rasa, tanpa pamrih
ini cinta..across da sea
peluklah diriku..terbanglah bersamaku, melayang jauh.. (come fly with me, baby)

Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
sosok ini yg menerima kelemahan hati
yea..aku cinta kau..(ini cinta kita)
cukup satu waktu yes.(untuk satu cinta)

satu cinta ini akan tuntun jalanku
rapatkan jiwamu yo tenang disisiku
rebahkan rasamu..untuk yg ditunggu
BAHAGIA..HINGGA UJUNG WAKTU..

Back to Reff 3x…

***

Oke…kalo ga salah ne lagu ketiga yang pernah gue bedah.. bukannya sok tahu musik, tpi gue senang az kalo ngebahas tiap untaian lirik lagu-lagu yang buat gue asyik dan enak didengar n tentunya liriknya keren abis…

entah kenapa akhir-akhir ini gue seneng banget dengerin lagu yang satu ini. gue emang dari dulu suka ama lagu-lagunya Bondan. Musik dan liriknya selalu memberikan semangat baru dalam menjalani kerasnya kehidupan (lebay banget..). sebenarnya ada lagu lain dari bondan yang ingin gue “kuyak” dari dulu, tapi mood tak juga datang menghampiri, ya akhirnya sampai sekarang ga kesampaian. n lagu ini menurut gue sangat cocok dengan apa yang gue alami sekarang, makanya gue paksain buat nulis, walaupun udah agak telat juga..

Oke udah basa-basi nya, para pembaca udah ga sabaran, n udah ada yang bilang, “jangan banyak cincong dong…!!!”.

Lets CUKIDOT….

Kita mulai dari judulnya…
“Ya sudahlah”
menurut gue ne judul ga enak banget, ga memberikan semangat, ga seperti lagu-lagu Bondan yang sebelumnya. Terkesan sebuah kepasrahan, tanpa ada usaha sebelumnya. Tapi ini gue rasain sebelum dengar lagunya n menghayati liriknya. Waktu gue mulai dengerin dan hayatin lagunya, pikiran gue berubah 180 derajat. ternyata liriknya jauh banget dari kesan sepintas yang tersirat dari judulnya.

Lanjut….

Kalo loe dengerin bener-bener n tentunya dibarengi dengan penghayatan yang dalam, ne lagu seakan bercerita kepada kita. Diawali dengan kisah sebuah kegagalan yang terus berulang….

Ketika mimpimu
Yang begitu indah
Tak pernah terwujud
Ya sudahlah

Saat kau berlari
mengejar anganmu
dan tak pernah sampai
ya sudahlah

adalah hal yang manusiawi, jika tiap manusia ingin menggantungkan cita dan impiannya setinggi yang dia bisa. Bayangkan jika seandainya manusia tak punya cita-cita dan impian, tentunya tak akan ada yang namanya pesawat, tak akan ada yang namanya komputer, tak akan ada yang namanya HP. Semuanya berawal dari mimpi dan cita-cita. Tapi apa yang seandainya terjadi jika mimpi yang telah kita rajut, angan yang telah disusun seindah pelangi dan birunya di pagi hari tak jua menjadi sebuah realita. “Kegagalan” demi “kegagalan” saja yang terus datang silih berganti. Tentu perih dan sakit rasanya, seakan cita dan mimpi yang telah dibangun selama ini adalah hal mubajir yang dilakukan selama ini. Tapi asyiknya dalam lagu ini, “ya sudahlah”, dengan entengnya Bondan mengatakannya. Seakan tak ada beban yang menjadikan masalah “kegagalan” menjadi semakin runyam.

Kenapa bisa seperti itu, bukankah “kegagalan” itu hal yang meyakitkan. “Kegagalan” itu kan momok menakutkan bagi tiap orang, tak ada orang di dunia ini yang berharap mendapat label “orang yag gagal”. Why? Kenapa bisa jadi setegar itu..??

apapun yang terjadi
ku kan slalu ada untukmu
janganlah kau bersedih
cause everythings gonna be OK

Dia itu yang dinamakan sahabat. Kalau kita ambil teladan dari Rasul tercinta (bukan berarti Rasul gagal tapi justru tak ada manusia se-sukses beliau, tapi ne contoh betapa sebuah persahabatan dan kecintaan yang luar biasa), betapa berat cobaan yang dialami Rasul dalam dakwhnya. Mulai dilempari batu sampai kotoran, mulai dikatakan orang gila sampai penyihir, dan masih banyak lagi cobaan yang lain. Beliau begitu tegar dan sabar menghadapinya, salah satunya adalah karena beliau ditemani oleh sahabat-sahabat yang begitu mencintai beliau karena Allah. Yang senantiasa begitu setia dalam menyertai derap langkah dakwah Rasulullah.

Betapa setianya Khadijah dalam menemani kehidupan Rasullah, betapa luar biasanya Abu Bakar dalam menemani hijrahnya Rasulullah. Sungguh sebuah persahabatan berlandaskan cinta yang luar biasa. Cause everythings gonna be OK. semuanya akan baik-baik saja. Selama ada sahabat yang menemani dan membersamai langkah kita dalam kebaikan dan kebenaran. Yang setia memberikan semangat dn memberikan energi lebih di saat kesusahan2 silih berganti menghampiri.

Kalo dalam istilah bahasa Indonesia, ne lagu alur nya campuran alias maju mundur (alhamdulillah masih ingat.. thanks 4 all my guru Bhs. Ind). Bait berikutnya mundur lagi, kembali kepada cobaan yang datang, saat mimpi dan angan yang sudah disusun dan di usahakan menjadi kenyataan ternyata tak jua terwujud. Padahal seluruh upaya telah dikerahkan. Tulang sudah dibanting, keringat diperes, otak terus berfikir, darah pun mungkin terus bercucuran. Banyak sudah pengorbanan yang dilakukan. Kaidah kausalitas sudah dijalani dengan maksimal. Namun hasil terkadang tak seperti yang kita inginkan.

“… boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah:216)

Ingat satu hal, yang tahu hakikat baik dan buruk hanyalah Allah. Allah Dzat yang Maha Kuasa yang selalu memberikan yang terbaik untuk makhlukNya. Apa yang kita rasa baik, belum tentu adalah sebuah kebaikan, apa yang kita rasa sebuah berhasilan, belum tentu adalah kesuksesan di hadapan Allah. Begitu pula sebaliknya, sesuatu yang mungkin kita anggap buruk, bisa jadi adalah kebaikan di sisi Allah, dan sebuah “kegagalan” yang terasa begitu pahit, bisa jadi adalah jalan lain yang ditunjukkan Allah kepada kita agar kita menjadi hamba yang senantiasa sabar dalam mencapai sebuah kesuksesan yang hakiki. Kesuksesan di dunia dan kesuksesan di akhirat. Selalu ada sesuatu yang indah di balik setiap keputusan yang diberikan Allah kepada kita. Yang wajib kita lakukan adalah merangkai kaidah kausalitas semaksimal mungkin, berikhtiar, berdoa, diikuti dengan tawakal yang tiada henti.

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? ….” (Al-Baqarah:214)

Masalah itu adalah temannya hidup. Tiap yang hidup pasti punya masalah. So, kalo ga pingin punya masalah, jangan hidup. Masalah adalah resiko kehidupan. Dan masalah adalah jembatan untuk kita menuju diri yang lebih baik. Jika mampu menyelesaikan masalah dengan benar dan tepat. Benar dan tepat dalam standar Islam. Bukan yang lain. Lalu songsonglah kemenangan yang sempurna, keberhasilan terbaik, kesuksesan tanpa batas.

Maka jangan takut untuk bermimpi, jangan takut menghadapi cobaan, jangan takut dengan kegagalan. Karena kita bersama, menyatukan langkah, bersama dalam satu visi, saling menyemangati, berlomba menggapai ridho Ilahi.

Karena itu ku sampaikan cita-cita dan mimpiku:

“Aku ingin menjadi bagian dari bisyarah Rasul yang mulia, mengembalikan kejayaan dan kemulyaan Islam, menegakkan kalimat tauhid di Bumi Allah, dalam bingkai negara adidaya, Daulah Khilafah Rasyidah ala Minhajinnubuwah”

Mau kah engkau bersamaku kawan?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: