Keperihan. Seiris luka.


oleh Abdurrahman Shalehan

Sepulang kerja sore tadi, perut berasa lapar. Langsung menuju warung di sebelah, seperti biasa, mie instan dan sebiji telur. Nyalakan kompor, masak. Selesai, tinggal makan. Sambil makan pikiran mereview apa yang sudah aku lakukan hari ini. Sejak pagi tadi, ingat betul jadi orator jalanan di perempat jalan Hotel Arum dalam acara AKSI TOLAK OBAMA OLEH GERAKAN MAHASISWA PEMBEBASAN KALSEL –masa itu akan hidup selalu dalam labirin otakku, meski aku mulai tua, akan aku ceritakan pada anak dan istriku kelak.

Sudah, sampai disitu, otakku tiba-tiba berasa aneh, langsung ku ambil hape, nyalakan chanel TV, benar saja, gemuruh emosi yang sedari beberapa hari ini menggumpal kembali mendera nadi. Mendidih kepala rasanya, arrrghhh … jadi juga akhirnya begundal Negara iblis itu menginjak Indonesia. Lebih miris lagi melihat wajah SBY, seperti bukan seorang presiden, jatuh wibawanya, begitu merendah diri di hadapan presiden Negara amerika jahat. ***shit. Sementara pada Allah, dia angkuh.

Apakah mereka terlalu bego sehingga menyatakan obama dan sby sedang berbincang masalah masa lalu, sungkeman, nostalgila, ingin makan bersama nasi goreng, cetek betul pola pikir macam itu.

Bro, kedatangan obama bukan percuma, bukan nostalgila, tapi dia ingin memastikan negeri ini tetap aman dalam cengkeraman negaranya. Perjanjian Komprehensif adalah point berbahaya, seperti racun bius yang akan terus menjalar mematikan fungsi organ-organ. Dimana bahayanya?

Titik bahayanya adalah implementasi point-point kerjasama itu –Comprehensive Partnership– yang mencakup seluruh bidang, meliputi bidang politik dan keamanan (12 point); ekonomi dan pembangunan (27 point); kebudayaan, sosial pendidikan dan teknologi dan lainnya (15 point). Implementasi Kemitraan Komprehensif tersebut akan dimulai setelah ditandangani oleh Obama selama kunjungannya, dimana hal itu akan mengokohkan cengkraman Amerika di bidang politik, keamanan, ekonomi, kebudayaan, sosial, pendidikan, teknologi dan lain sebagainya.

Bayangkan sendiri saudara, sebelum di sahkan Comprehensive Partnershipsaja Indonesia sudah begini hancur terjajah amerika, apalagi sudah di tanda tangani? Kalimat ini akan tepat kiranya “Di jual murah Indonesia pada Amerika,” Allah, ampuni kami yang tak mampu berbuat banyak …

Cukup, aku rasa kalian tentu sudah mengetahui maksud-maksud kedatangan presiden Negara doyan perang itu ke Indonesia, intinya datangnya OBAMA adalah menambah Bencana bagi anak negeri, melebihi mentawai dan merapi. Lalu kenapa pula kita sebagai ummat islam wajib menolak OBAMA, Silahkan searching di mr.google, disini salah satunya …

http://hizbut-tahrir.or.id/2010/11/07/kenapa-wajib-menolak-obama/

***

Melihat tayangan di televisi tentang betapa rendahnya penguasa negeri ini menyambut obama, menyalami tangan bahkan berpelukan dengan orang yang berlumuran darah saudaranya sendiri itu, membuat aku hampir tidak menghabiskan mie instant yang sudah aku masak. Ada perih yang menusuk hati, ada emosi yang menggemuruh tinggi, ada harap  mengadu pada Dia yang Maha Tinggi, Allah, ummat ini kenapa begini belah, kenapa begini rendah …

Kau, MAHA BEKEHENDAK. Kami minta TURUNKAN NASR –Mu segera. Agar ummat kembali gagah, melibas ideologi-ideologi setan, termasuk ideologi yang di juangkan oleh OBAMA dan antek-anteknya …

***

NB: ada seorang teman yang mengkhayal “agak gila”. “Ka, kita ngumpulin uang sekarang, kita berangkat ke ISTANA MERDEKA, kita belati obama, gamana?”

“Adik, aku tahu kaupun bergemuruh, mendapati kenyataan negeri mayoritas muslim ini tunduk pada musuh besar ISLAM. Aku tahu, kaupun teriris luka perih, seperti aku, seperti kita, seperti mereka yang merindukan perubahan mulia …

PAK SBY, MAU DIBAWA KEMANA INDONESIA??

–garda1924–

*kabarburukuntukkaumbarbar*

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: