WAW! Rok Mini..!


WAW! Rok Mini..!

 

“..Dari UNLAM juga nih..!” Tegur Mentri Lingkungan Hidup, Prof.Gt.Muhammad Hatta sambil menunjuk emblem lambang UNLAM di baju himpunan mahasiswa gue.

“..Ya pak..” jawab gue spontan tegas karena terkejut ditegur Pak Hatta.

“Fakultas apa..?”

“MIPA pak..”

Kemudian Pak Hatta berlalu sambil tersenyum karena kelihatannya sedang buru-buru menuju mushola, diiringi dengan ajudan dibelakangnya yang menatap gue dengan muka berak, mungkin ngira gua gelandangan yang terlantar 35km dari kosannya.

Tapi sayangnya saat itu beliau gak tau..

Gak tahu kalau saat itu gue lagi puyeng kehilangan kunci motor sekaligus kunci kosan ditempat magang..!

***

Singkat cerita, setelah penantian panjang menanti kunci yang hilang disore hari itu gue hentikan. Sudah lebih dari dua jam muter-muter kantor tempat magang, kunci motor gue gak ketemu-ketemu juga. Dengan sedikit keterpaksaan gue putuskan untuk pulang balik dari Banjarmasin ke kosan gue di Banjarbaru naik angkot lintas kota, sekalian nostalgia lah.. udah bertahun-tahun rasanya gue gak ngerasaain asoy nya naik angkot.

Singkat cerita lagi, gue pun sudah bersiap dalam adegan sebagai penumpang yang duduk manis didalam angkot menuju Banjarbaru, saat itu rasanya udah jam setengah enaman sore. Tiba tiba sutradara tegas berkata..

“Camera Rolling.. Action!”

Baiklah adegan dimulai..

Gue duduk manis didekat pintu mobil bagian belakang, kenapa? Mungkin karena masuknya belakangan. Soalnya pas gue masuk, si sopir memutuskan untuk langsung jalan, gak nunggu lagi penumpang. Gue duduk saat itu sambil megangin helm. Helm gue sengaja gue bawa jadi kalau besok mau jemput motor udah ada helmnya, lagi pula kalau motornya sekaligus gue angkut naik angkot bakalan gak muat..

Pada saat itu kondisi mobil penuh sesak penumpang. Rasanya sampai 10 orang lebih. Gue jadi ingat tragedi kecelakaan mobil Saipul Jamil, yang katanya mobilnya kelebihan muatan karena penumpangnya penuh dan kecelakaan guling guling dijalanan.. dan istrinya Saipul Jamil yang saat itu posisi duduknya  dipinggir pintu meninggal dunia karena tergencet. Lah.. gue saat ini dalam angkot juga dipinggir pintu..? bagaimana dong..? bagaimana..?!

Ah biar aja lah.. lagi pula kalau gue meninggal Mas Saipul Jamil juga gak bakalan sedih ditinggalin gue.. Mas Saipul kan belum tentu sayang sama akika..

Tapi sodari sodari!  yang masalah dalam cerita ini adalah angkot gue saat itu bukan menjadi angkot horror yang ceritanya jadi mobil kelabu dalam film-film kecelakaan semacam Final Destination. Bukan! tapi malahan jadi angkot porno kayak berita pemerkosaan karyawati diangkot jakarta beberapa waktu yang lalu.

Kenapa? Jujur aja yah.. didalam angkot itu terdiri dari beraneka ragam jenis. Ada cewe ada cowo. Dan bermacam kategori umur, ada nenek nenek, bapak-bapak, pria dewasa dan seorang pemuda keren yang nenteng nenteng helm didalam angkot.. dan yang masalah didalam angkot itu juga ada karyawati-karyawati cantik yang memakai rok mini.. dan ini beneran! Beneran mini..! mini semini mininya sampai sampai saat mereka duduk jadi semakin mini.. (bro bro.. cukup gak usah dibayangin.. gue gak mau POPCORNzine jadi selebaran mesum..)

Itu terbukti saat gue buka pintu angkot pas mau masuk. Pemandangan waw! itu terlihat secara terpaksa.. (hehe). Dan pemandangan waw! itu akhirnya tersangkut di memory kepala bujangan gue dan ternyata menggangu system otak untuk berfikir kembali jernih..

Untung aja gue masih punya urat malu dan tau diri, gak ngelirik-ngelirik ke wilayah waw! tersebut walaupun kesempatan itu memang tersedia (hehe). Awalnya gue takut kalau orangnya nanti marah, dan kemudian niatan itu berhasil berubah menjadi kesadaran; kalau gue tewas dalam mobil kali ini mau ngomong apa gue sama malaikat karena ketangkap basah gue lagi melotot mesum ke wilayah waw! Itu, dan itu adalah aktivitas terakhir gue.. dicambuk cambuk deh gue..

Saat itu entah kenapa pikiran gue jadi pingin cepet punya bini. Dan gue pun akhirnya merasakan jangan jangan ini yang dirasakan sama pemerkosa pemerkosa karyawati rok mini di dalam angkot itu. Siapa yang tahan coba.. apalagi sebegini dekatnya. Wajar naluri berkembang biak lelaki menjadi semakin bangkit dan mengaung ngaung kayak serigala yang jempol kakinya kejepit pintu. Kalau gak tahan, dan gak sadar kalau itu perbuatan dosa, bisa jadi gue terdaftar masuk dalam anggota partai pemerkosa divisi angkot cabang Kota Banjarbaru.

Untuk mententramkan pikiran, gue setel Sony Walkman dan mencari cari lagu jadulnya Jamrud  kemudian karokean dalam hati “Tuhaan tolooong cuci ootak kuu dari pikiraan cabuul..”

Akhirnya gue coba pedekate dengan mbak-mbak rok mini itu,  “Mbak.., mbak merasa nyaman gak kalau tubuhnya dilihat lelaki dengan tatapan kebinatangan, bukan malah ditatap dengan tatapan kekaguman..?”

Mbak pertama yang pake baju kantoran berwarna biru gelap terhenyak saat lagi asik memainkan BBnya. “Ya enggak lah..! siapa sih yang merasa  nyaman dilecehkan..”

“Kalau di mall atau kantor kadang mbak suka merasa dilecehkan gak, merasa ditelanjangi dengan tatapan?”

“Iya sih mas, jujur merasa gak nyaman juga.. soalnya yang namanya lelaki hampir sama aja sih..” jawab mbak kedua yang pakai baju kemeja putih dan rok mini hitam sambil tertawa.

“Iya bener mbak makanya saya dari dulu gak mau sama yang namanya lelaki..! “ jawab gue menanggapi gak nyambung. Kemudian gue nanya lagi, “Eh Mbak.. kenapa sih gak nutup aurat aja sekalian..? maksudnya menggunakan jilbab..?”

Mereka berduapun tertawa, “ha..ha..ha.. pengennya sih mas.. masalahnya belum dapat hidayah kali ya mas..”

“Hmm.. hidayah itu kan bukan sesuatu yang merasuk dalam tubuh tiba-tiba kayak orang kesurupan. Hidayah itukan petunjuk, dan petunjuk itu telah ada. Mbak baca Al Qur’an kan..”

“Ya..” jawab mbak pertama mulai menatap serius.

“Qur’an itu lah petunjuk! Mbak melihat alam semesta dan merasakan kebasaranNya..?”

“Ya..” mereka berfikir.

“Alam semesta itu juga petunjuk. Mbak memiliki akal untuk berfikir dan melakukan perenungan?”

“Tentu”

“Dan akalpun adalah petunjuk. Lantas, bagaimana bisa kita mengatakan belum mendapat hidayah atau petunjuk sementara petunjuk itu becahaya-cahaya menerangi diri Mbak..? Bagaimana mungkin mbak yang cantik ini mengatakan belum mendapatkan petunjuk sementara Mbak memiliki Al Qur’an yang mulia, Mbak memiliki petunjuk mengenai alam semesta, dan mbak memiliki akal untuk memikirkan dan merenungi perintah Allah yang tertera didalam Al Qur’an”

Gue menghela nafas singkat.. “Mbak.. petunjuk itu sudah ada dihadapan kita.. Tinggal mbak memilih, mau meniti jalan yang telah disinari petunjuk illahi atau jalan yang pekat dalam kegelapan. Pilihan ada ditangan Anda.. Mbak.”

Tiba tiba gerbang UNLAM Banjarbaru sudah terlihat. Gue minta secara paksa agar sopir mengentikan mobil, dan gue turun disana untuk segera ke Masjid kampus mencari pinjaman motor menuju kost. Gue tinggalkan kedua mbak rok mini tersebut dengan kontemplasi yang bergejolak dikepala mereka. Biarin..

***

Gue jadi ingat saat Gubernur DKI Fauzi Bowo menanggapi maraknya pemerkosaan pada penumpang angkot yang memakai rok mini, dan mengeluarkan statement kalau yang salah itu juga pemakai rok mininya, dan dia mengecam perempuan agar tidak memakai rok mini.. eh malah dia yang di demo dan dikecam balik sama sekelompok perempuan pembela rok mini.. “Bukan otak kami yang salah, tapi otak kalian yang mini..! Kendalikan nafsumu, bukan kendalikan pakaianku..! My Rok Mini, My Right..!” monyong monyong mereka teriak yel yel saat aksi di bundaran HI Jakarta.

Hati hati loh kalau sekelompok pemerkosa dan pengintip isi rok mini juga turun aksi ke jalan unjuk rasa bikin yel yel, “Rok Mini hak wanita.. tapi ngintip isi rok mini juga hak kami..! jangan hanya salahkan nafsu kami, juga salahkan kesempatan yang datang pada kami..! Kendalikan pakaianmu, karena kami berniat memperkosamu..!”

Wehehe..

Tapi tenanglah.. gue bukan termasuk diantara para pemerkosa, juga bukan termasuk diantara pembela rok mini itu. Karena jujur gue sampai saat ini belum pernah pakai rok mini.. #apamaksudnyanih?

Sederhana saja sebenarnya.. Bagaimana angka pemerkosaan akan turun kalau rok Anda semakin naik..? Dan benar! Lihat saja fakta data rata rata dalam satu jam ada berapa pemerkosaan terjadi dimuka bumi..? ada 28 pemerkosaan! Dan pesan gue, walau suatu saat merkosa orang, merkosa cewe, merkosa cowo, bahkan merkosa bencong menjadi tren dimuka bumi ini. Maka lebih baik engkau jangan ikutan. Dosa bro dosa..! []

03092011 09.30wita

dijambret dari  : http://popcornzine.wordpress.com/2011/10/05/waw-rok-mini-8/

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: